Monday, May 29, 2017

Lepas Pisah Guru PAI Hanafi, S.PdI

Selasa  30 Mei 2017  pelataran SDN Klatakan 03 Tanggul  Jember diselimuti suasana haru. ,Pagi itu bertepatan diadakannya pondok romadhon .
“Pagi ini dengan sangat berat kita semua terpaksa harus merelakan salah seorang bapak guru yang kita cintai bersama, dan menjadi tauladan kita semua, karena harus memasuki masa purna tugas,” ungkap Kepala SDN Klatakan 03, Moh. Holik, S.Pd, dengan nada yang berat.
Bapak Hanafi, S.Pd.I yang telah mengabdi selama kurang lebih 30 tahun bagi dunia pendidikan, selama lebih dari separuh usianya mencerdaskan anak-anak bangsa, pada pagi hari ini untuk yang terakhir kalinya berdiri bersama kita,” tambah Moh. Holik, S.Pd dilanjutkan dengan mengutip sedikit perjalanan karir dari Bapak Hanafi, S.Pd  guru yang akan menikmati masa-masa pensiun.
Usai Kepala Sekolah memberikan sambutan, giliran Hanafi,S.Pd  untuk menyampaikan kalimat perpisahan. Tidak terlalu banyak yang diucapkan, seolah semua sudah terwakili oleh suasan yang mengharu..
“Saya hanya titip pesan. Belajarlah dengan giat, ciptakan prestasi, dan raih apa yang kalian cita-citakan. Jangan lupa untuk selalu menjaga nama baik SDN Klatakan 03,” pesan Hanafi, S.PdI

Acara pelepasan guru purnatugas tersebut ditutup dengan prosesi jabat tangan yang dilakukan seluruh siswa SDN Klatakan 03, disusul dewan guru dan Kepala Sekolah dengan Hanafi, S.PdI.


PUISI UNTUK GURU TERCINTA YANG PURNA
PENGABDIANMU SELAMA INI
sang mentari mulai menampkan diri
ayam jantanpun berkokok kian kemari
daun-daun nan hijau memberi sapaan pagi
menyambut sepasang manusia yang tengah menghadapi hari
mereka bergegas pergi
walau denganmata yang masih terkantuk
itu tak berarti mereka suntuk
tuk jalani hari demi hari
dan tuk mengemban amanat uci
yakni….
mengabdi untuk negeri, mengabdi untuk kami
entah sudah 10,20 atau 30 tahun kau bersama kami
kami tak hitung dan tak peduli
singkat atau lamakah itu
namun  bagi kami, begitu lama pengabdianmu
dan teramat besar jasamu
bak kapal kayu yang terombang ambing dilautan
diterpa badai dan taufan sekalipun
kapal itu tetap kokoh berjuang sampai ke tepian
walau nantinya, ia hanya tinggal sebuah papan
itu..itulah gambaran sifatmu
yang tetap teguh, setia danpantang menyerah sampai detik ini
walau sejuta terpaan menghadang
dan walau balasan jasamu tak seperti yng kau harapkan
Seiring berjalanya hari
beranjak pula usiamu dan
kini telah datang hari tua mu
Maka telah selesai pengabdianmu
Telah selesai pengorbanan mu
Telah selesai pula tugas suci mu
Namun itu tak berarti telah usai semua jasamu
Dan tak berarti tak ada hasl pengorbanan mu
Murid – murid lebih pandai dan bermakna
Berkat ajaran dirimu Pak Hanafi
Admitrasi atau pembukuan sekolah, urusan selain pelajaran
Jadi lebih lancar karena dirimu Pak Hanafi
Itu hanya salah satu dari sekian banyak jasamu
Yang tak mampu bibir kecil kami ucapkan….
Apa?
apa yang bisa kami lakukan tuk membalas semua pengabdian mu?!
Sebelum kau berlalu
Maaf.
Maafkan raga kami yang tak bisa membalas semua budi
Karena sunggu terpuji pengabdianmu
Hingga lidah ini kaku . tak mampu ucapkan kata-kata rayu
Hanya bisa terucap…..
“Terima kasih.
Terima kasih atas semua pengabdianmu
Sungguh….
Semua jasamu kan selalu melekat di angan
Tak kan sirna di pikiran
Dan tak kan pudar dalam sanubari…
karena,
Pengabdianmu bagai mentari
Yang terbit dan terbenam setiap hari
Menerangi bumi tiada henti
Seperti jasa mu yang menerangi jiwa setiap anak negeri…
Selamat jalan Bpk guru, jasamu akan terkenang selalu……..

1 comments:

Rosi said... Reply Comment

Semoga selalu bermanfaat dimanapun berada.

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►